Kamis, 13 Maret 2014

BLT ( BIL Local Transport )

Profil BLT (BIL Local Transport)


  • Nama                            CV"BIL Local Transport"
  • NPWP                            03.194.324.6.915.000
  • Pengelola                     Lalu Syukri .S.pd.
  • Lokasi Usaha               Bandara Internasional Lombok (BIL)
  • Alamat Kantor             Jln. Bay Pas Bandara Internasional Lombok-Tanak Awu, Pujut,                                         Lombok Tengah-NTB.
  • Telephone                    081803694346







Wisata Alam Pulau Lombok

1. Pantai Kuta Pulau Lombok 
Pantai Kuta Lombok adalah tempat wisata di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Pantai yang memiliki keindahan luar biasa dengan pasir berwarna putih ini terletak sebuah desa bernama Desa Kuta. Desa Kuta mulai menjadi tempat tujuan wisata yang menarik di Indonesia sejak didirikannya banyak hotel-hotel baru.
Dihiasi dengan birunya air dengan gradasi hijau  di karenakan habitat bawah lautnya masih sangat terjaga kelestariannya yang di antaranya seperti blue coral dan red coral bisa kita jumpai di tempat ini, Ombak yang lumayan besar juga menjadikan tempat ini sebagai salah satu surga bagi para pecinta surfing baik itu para surfer lokal ataupun Non Lokal.
Salah satu keunikan Pantai Kuta Lombok adalah pasir putihnya yang begitu unik berbentuk seperti butiran-butiran merica yang sangat sulit kita temukan di daerah wisata pantai lainnya, Butiran pasir inilah yang membuat kebanyakan pengunjung betah berlama-lama di Pantai. Selain pasirnya yang unik di pantai ini juga terdapat deretan bukit-bukit yang menjulang berukuran sedang, Deretan-deretan perbukitan inilah yang menciptakan perpaduan warna yang molek diantara birunya air laut dan putihnya pasir pantai.

Pantai Kuta Lombok berlokasi di Desa Kuta Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, untuk masalah biaya masuk dan biaya parkir anda tidak perlu repot-repot untuk mengeluarkan Rupiah seperti di daerah wisata yang lainnya, Tidak di pungutnya biaya parkir dan biaya masuk dikarenakan tidak adanya campur tangan dari pemerintah daerah setempat, namun apabila anda adalah seorang dermawan dan anda adalah salah satu orang pecinta alam tidak ada salahnya untuk mengeluarkan beberapa rupiah untuk kemajuan Pantai Kuta Lombok Ini.
Selain keindahan alam yang dapat dinikmati di desa ini, satu kali dalam setahun diadakan upacara Sasak di desa ini. Ini adalah upacara Bau Nyale. Dalam upacara ini para pelaut mencari cacing Nyale di laut. Menurut legenda, dahulunya ada seorang putri, bernama Putri Mandalika, yang sangat cantik, banyak pangeran dan pemuda yang ingin menikah dengannya. Karena ia tidak dapat mengambil keputusan, maka ia terjun ke air laut. Ia berjanji sebelumnya bahwa ia akan datang kembali satu kali dalam setahun. Rambutnya yang panjang kemudian menjadi cacing Nyale tersebut.
Desa Kute dengan pantai pasir putihnya terletak di pantai Selatan pulau Lombok. Dikelilingi oleh deretan perbukitan. Di pagi hari pemandangan yang menakjubkan dapat dilihat dari puncak perbukitan tersebut. Selain itu terdpat banyak pantai-pantai yang tak kalah menariknya di sepanjang pantai Selatan. Di antaranya pantai Seger, Aan, Mawi, Selong Belanak, Rowok dan Mawun. Dua yang terakhir sangat bagus sebagai lokasi untuk selancar angin maupun untuk olahraga pantai lainnya.
Setiap tanggal duapuluh bulan kesepuluh dalam penanggalan Sasak atau lima hari setelah bulan purnama, menjelang fajar di pantai Seger Kabupaten Lombok Tengah selalu berlangsung acara menarik yang dikunjungi banyak orang termasuk wisatawan. Kali ini, acara tersebut selama tiga hari, 7-9 Maret 2007. Acara yang menarik itu bernama Bau Nyale. Bau dari bahasa Sasak artinya menangkap. Sedangkan Nyale, sejenis cacing laut yang hidup di lubang - lubang batu karang di bawah permukaan laut.
2. Pantai Senggigi

Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok, Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.

Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok, dan dapat di tempuh dengan menggunakan transportasi darat dari BANDARA INTERNASIONAL LOMBOK dan PELABUHAN LEMBAR sekitar 1,5 jam Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah di tengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.

Sekitar setengah jam dengan berjalan kaki, para wisatawan dapat menjumpai Batu Bolong di pantai ini. Ini adalah sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Menurut legenda masyarakat setempat dahulu kala sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dimakankan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati. Dari tempat ini juga terlihat Gunung Agung di Pulau Bali.

3. Batu Bolong
Pura Batu Bolong terletak di bebatuan dekat Pantai Senggigi, Batu Layar, sebelah barat laut Kota Mataram, Lombok Barat. Perjalanan ke Lombok Anda sepertinya tidak lengkap jika tidak mengunjungi Pantai Senggigi, obyek wisata Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menjanjikan pesona alam yang luar biasa. Bahkan sebagai keindahan Pantai Senggigi, salah satu novelis Indonesia, Mira W., menulis sebuah novel berjudul "Segurat Ferris di Pantai Senggigi." Di tempat ini terdapat berbagai tujuan wisata, salah satunya adalah sebuah pura yang disebut Pura Batu Bolong.

Seperti namanya Pura Batu Bolong, candi ini terletak di atas batu hitam Pantai Senggigi yang memiliki lubang atau lubang di tengah. Dengan posisinya yang menjorok ke laut, candi ini memiliki suasana keindahan tersendiri. Tempat suci umat Hindu ini sekilas akan mengingatkan Anda pada Pura Tanah Lot yang ada di Bali, bangunan ibadah yang terletak di bibir pantai dengan posisi menjorok ke laut

Suara ombak yang menghantam batu, kemudian mengalir melalui lubang menganga ditingkahi angin laut bertiup akan menciptakan keajaiban tersendiri bagi siapa saja yang menginjakkan kaki di Pura Batu Bolong. Pura yang berhadapan langsung dengan Selat Lombok dan Gunung Agung Bali ini menciptakan atmosfer spiritual yang mampu memberikan ketenangan bagi umat Hindu yang ngaturang pengabdian (doa dan ibadah) di candi ini.

Di atas batu-batu besar berwarna hitam itu terdapat dua candi. Saat berjalan menuruni tangga, Anda akan menemukan candi pertama yang berdiri di bawah naungan pohon rindang. Sedangkan candi kedua berdiri di atas batu yang naik sekitar 4 meter dan memiliki lubang di bawahnya. Untuk mencapai candi utama ini Anda harus berjalan hati-hati agar tidak terkena cipratan ombak yang menghantam karang.

Untuk pengunjung biasa yang hanya ingin menikmati keindahan Candi, kamera adalah hal yang harus Anda bawa ke tempat ini, karena Anda akan menemukan banyak hal yang menarik untuk diabadikan. Jika cuaca cerah, Anda dapat melihat Gunung Agung di pulau Bali yang menjulang tinggi. Namun jika Anda datang di sore hari, matahari tenggelam dan perubahan warna langit dari sore ke petang dan kemudian ke malam adalah pemandangan yang tidak boleh Anda lewatkan. 

Saat Lebaran tiba, umat Muslim di Lombok akan berbondong-bondong membanjiri pantai di depan pura. Mereka akan menikmati opor ayam beramai-ramai, kue beras, ayam dan serundeng Taliwang. Pada saat seperti itu Anda akan melihat harmoni yang indah dalam keragaman. Meskipun mereka berbeda, mereka masih akur dan hidup bersama secara harmonis.

Karena Pura Batu Bolong berada di kompleks Pantai Senggigi, Anda tidak perlu khawatir mengenai fasilitas dan akomodasi. Di daerah ini ada banyak penginapan, mulai dari hostel murah, hotel, hingga resort yang terkenal. Anda dapat memilih sesuai dengan budget Anda. Selain itu, untuk urusan perut, di tempat ini Anda dapat menemukan warung makan dan restoran dengan mudah. Kios souvenir, area parkir, toilet, semua tersedia di wilayah tersebut.

Terletak sekitar 12 km dari kota Mataram, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat, membuat Pura Batu Bolong mudah diakses oleh wisatawan dan orang-orang yang ingin berdoa di candi ini. Wisatawan yang tidak membawa kendaraan pribadi pun bisa ke tempat ini dengan angkutan umum dan taksi di Kota Mataram.

4. Gili Trawangan
Gili Trawangan adalah pulau terbesar dari ketiga gili eksotis yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Pulau ini memiliki luas sekitar 6 km persegi dengan penduduk sekitar 800 jiwa. Saat ini Gili Trawangan menjadi destinasi vaforit baru bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Di sepanjang pantai Anda akan dimanjakan dengan hamparan pasir yang putih dan bersih, pemandangan laut biru, udara yang segar, dan ‘lukisan’ Gunung Agung di Bali yang berdiri kokoh.

Aktivitas yang paling populer dilakukan para wisatawan di Gili Trawangan adalah scuba diving (yang telah memiliki sertifikat PADI), snorkeling (di pantai sebelah timur laut), bermain kayak, berselancar, melepas tukik (anak penyu) ke laut bebas, juga disediakan beberapa tempat bagi para wisatawan untuk belajar berkuda mengelilingi pulau. Di malam hari, suasana pulau berubah menjadi hingar bingar oleh lantunan musik dari kafe-kafe yang ada di sepanjang pantai.


Sarana tranportasi yang bisa digunakan di Gili Trawangan Lombok adalah sepeda yang disewakan oleh penduduk setempat dengan farif Rp. 20.000/jam. Anda juga bisa menyewa cidomo dengan tarif Rp.150 ribu maksimal 4 orang bisa digunakan untuk mengelilingi pulau. (Tarif tersebut tidak bisa ditawar). Sedangkan kendaraan motor tidak diizinkan untuk digunakan di Gili Trawangan maupun gili-gili lainnya. Ini adalah aturan adat setempat yang disebut awig-awig, sehingga bisa dipastikan bahwa daerah ini bebas dari polusi, serta menambah kesegaran dan kenyamanan wisatawan.
Fasilitas 
 Dari kota Mataram, kita dapat menggunakan angkutan umum dengan rute Mataram-Rembiga-Pamenang, disambung dengan naik kapal umum dari Pelabuhan Bangsal menuju Trawangan. Jarak Pulau Lombok dan Gili Trawangan hanya 45 menit saja menggunakan kapal dengan tarif Rp. 10.000. Sesampainya di sana, wisatawan biasanya akan ditawari oleh biro-biro berbagai kegiatan wisata seperti diving, snorkeling, naik glass bottomed boat, berkeliling naik cidomo, dan sebagainya.

Apabila Anda tertarik untuk menikmati wisata air, Anda dapat mengikuti underwater tour yang diselenggarakan oleh BPW Lombok Network Holidays, dapat dihubungi melalui telp. 62-370-6628139 atau 62-81 8369619. Mereka menyelenggarakan daily trip atau snorkeling ke Gili menggunakan boat. Adapun kegiatan scuba diving dengan biaya US$ 80 per orang. Biaya ini sudah termasuk makan siang di restoran lokal tertentu.

Anda juga dapat menyewa jet sky dengan tarif US$ 30 per orang per 15 menit. Atau menyewa banana boat dengan tarif US$ 15 per orang per 15 menit. Perlu diperhatikan bahwa tarif tersebut biasanya diperuntukkan untuk turis asing sehingga wisatawan lokal masih dapat menawar tarif tersebut. Adapun kegiatan wisata bawah laut dengan glass bottom boat ditawarkan oleh Hotel Villa Ombak dengan tarif sebesar Rp. 650.000 per 2 jam sudah termasuk peralatan snorkeling. Kegiatan ini bisa diikuti hingga 6 orang termasuk berkeliling ke tiga gili.

Hotel di Gili Trawangan
Di Gili Trawangan juga sudah terdapat banyak sekali penginapan-penginapan dengan tarif yang beragam. Salah satunya adalah Hotel Vila Ombak dengan standar internasional yang menawarkan bangunan tradisional Lombok dengan pemandangan laut di sekitarnya yang menawan. Tersedia beberapa tipe kamar, seperti Superior Lumbung Terrace, Deluxe Lumbung Hut, Deluxe Family Bungalow, dan sebagainya

5. Gili Air

Lain lagi dengan suasana di Gili Air. Pulau yang paling dekat dengan Lombok ini lebih sesuai bagi wisatawan yang ingin berlibur bersama keluarga. Disini memiliki penduduk lokal yang paling banyak diantara kedua Gili lainnya. Suasana pantai di Gili Air tidak terlalu ramai namun tidak juga sepi.

Walaupun berada di tengah lautan, wisatawan tidak perlu cemas memikirkan masalah transportasi, akomodasi maupun urusan perut, karena semua fasilitas tersebut tersedia lengkap disini. Mulai dari hotel, penginapan, restoran, diskotik, cafe, sampai tempat ibadah tersedia.

wisata lombok, pulau gili,pantai, liburan

Semua fasilitas tersebut akan menjadikan liburan Anda menyenangkan dan lebih mudah. Sepanjang waktu, Anda bisa menikmati udara khas pantai tropis yang panas. Pada pagi dan sore hari Anda bisa berjalan dan menikmati hamparan pasir putih yang lembut dan bersih atau menikmati keindahan pantan dengan duduk-duduk di akar pohon bakau yang menjuntai ke laut.

Hal lain yan tak boleh dilewatkan adalah berjemur di tepi pantai, berenang, serta snorkeling. Di pantai yang landai dan berombak tenang itu, Anda bisa mengksplor keindahan bawah laut dengan aman. Meskipun di beberapa tempat terumbu karangnya rusak, namun tak sedikitpun mengurangi sisi keindahannya. Berbagai jenis ikan bisa Anda jumpai berenang secara bergerombol antara bebatuan, terumbu karang, serta rumput laut.
6. Pantai Sekotong
Jika Anda bosan berwisata di tengah kota yang ramai dan menikmati suasana yang dekat dengan alam tanpa banyak gangguan dari hiruk-pikuk perkotaan, maka Anda wajib untuk mengunjungi Pantai Sekotong Lombok. Di pantai ini Anda dapat menikmati pantai yang indah, pasir putih yang halus, ombak yang tenang serta hembusan angin yang begitu lembut. Wisata bahari dengan alam dan laut yang mempesona di Lombok, Nusa Tenggara Barat memang sudah sangat terkenal hingga ke penjuru dunia. Kita pasti sudah tahu pantai yang paling terkenal dari pukau ini yaitu Pantai Senggigi dan Pantai Kuta. Namun pesona Pantai Sekotong di Lombok juga tidak kalah indahnya dari kedua pantai tersebut. 


Sekotong hadir dengan keindahan banyak pantai yang eksotik. Bahkan ada beberapa pantai yang ternyata belum mempunyai nama. Lokasi Pantai Sekotong berada di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Letak Pantai Sekotong dekat dengan Pelabuhan Lembar. Pantai ini cukup mudah untuk dijangkau, jika Anda dari Mataram (ibukota Provinsi NTB) maka hanya berjarak sekitar 60 kilometer atau sekitar 2 jam untuk sampai di pantai ini. Untuk mencapai Pantai Sekotong Lombok, Anda dapat menggunakan angkutan umum yang berada di daerah tersebut. Dari pantai ini, kita bisa menyeberang ke Gili Nanggu.
Pantai Sekotong Lombok merupakan salah satu potensi wisata yang cukup menakjubkan. Di pantai ini Anda akan merasakan nuansa yang berbeda, pemandangan ombak yang tenang dengan pasir putih yang halus serta angin pantainya yang lembut menyentuh wajah dan rambut merupakan kelebihan salah satu wisata bahari di Lombok ini. Anda bisa berenang dengan tenang karena pantai ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan. Selain itu Anda juga dapat menikmati mandi matahari (sun baking) sepuasnya. 

Suasana pantai yang tidak terlalu ramai akan membuat Anda betah untuk berlama-lama menikmati panorama di Pantai Sekotong Lombok. Pantai yang masih relatif perawan ini hanya padat pengunjung di saat akhir pekan, jadi tidak heran jika tidak ada hal yang mengotori wilayah pantai ini. Anda bisa mengitari pasir nan halus tanpa alas kaki atau berkeliling dan menikmati alam yang indah dimana terdapat banyak pepohonan hijau yang membuat pantai ini semakin indah dan asri.

Ketika berada di pantai ini tentu Anda tidak ingin melewatkan untuk menyaksikan sunrise atau sunset. Di Pantai Sekotong Lombok, Anda dapat melihat cahaya mentari yang menyinari seluruh lanskap dengan cahaya kuning yang cerah. Perbukitan hijau pun menjadi latar pantai yang menambah kecantikan Pantai Sekotong Lombok ditambah lagi dengan banyaknya karang-karang yang berada di sepanjang tepian pantai sehingga menambah keunikan dari pantai ini. Anda juga bisa mendaki bukit-bukit di sekitar pantai ini, setibanya di puncak Anda akan disuguhi panorama alam yang sangat cantik dengan perpaduan indahnya pantai dan birunya air laut, Gunung Agung yang menjulang, serta gugusan pulau kecil di seberang laut. 

Tak hanya menyajikan pemandangan alam yang indah, di kawasan Pantai Sekotong Lombok anda juga bisa menikmati keindahan budidaya biota laut. Di tempat ini ada Balai Budidaya Laut Lombok di bawah Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Departemen Kelautan dan Perikanan.Biota laut seperti lobster, ikan kerapu, teripang kerang abalone, dan lain-lain. Sehingga tempat ini merupakan destinasi utama bagi mereka yang ingin surfing, snorkling maupun diving baik oleh turis asing maupun lokal. 


Menikmati indahnya Pantai Sekotong Lombok memang tidak cukup hanya sehari, jadi jika Anda ingin bermalam tidak perlu khawatir, karena ada banyak hotel yang menjadi pilihan penginapan di daerah Sekotong dengan tarif yang sangat terjangkau dan fasilitasnya lengkap. Hotel yang bisa Anda singgahi di Sekotong adalah Cocotinus Hotel Sekotong Lombok, atau jika ingin kembali ke Mataram, Anda bisa menginap di Lombok Garden Hotel atau Lombok Raya Hotel.

7. Air Terjun Sendang Gile

Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep berada di kaki Gunung Rinjani, tepatnya di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara. Ada dua jalur yang bisa digunakan untuk mencapai lokasi ini, yaitu melalu jalur Senggigi atau jalus Pusuk yang memerlukan waktu yang cukup lama. Namun semua itu akan terbayar dengan keindahan air terjun yang indah dan indah ini. Air Terjun ini muncul dari atas tebing dengan ketinggian sekitar 30 m dan debit air yang cukup besar. Di bawahnya terdapat singai kecilsungai kecil sehingga pengunjung dapat berenang atau sekedar mandi di tengah sejuknya pegunungan yang masih segar.


lombok utara, nusa tenggara barat, indonesia, wisata lombok, sejuk, alami
Air Terjun Sendang Gile

Jika melewati jalur Pusuk, sepanjang jalan Anda akan disuguhkan dengan pemandangan sawah dan hijaunya gunung-gunung. Namun anda juga akan melewati jalan berkelok dan menanjak hingga mencapai puncaknya Pusuk. Di Puncak Pusuk (Pusuk Pass) terdapat daerah wisata yang sepenajng jalan Anda bisa mendapati monyet-monyet kecil berkeliaran.

Jika menempuh jalur Senggigi, maka jarak tempuh akan lebih jauh dibanding dengan jalur Pusuk. Namun suguhan di jalur ini bukanlah pegunungan, melainkan pantai. Ada beberapa pantai yang akan dilewati disini, mulai dari Pantai Meninting, Pantai Batu Bolong, Pantai Senggigi, Kerandangan, Malimbu, dan juga 3 pulau gili eksotis di Barat Pulau Lombok yaitu Gili Menu, Gili Air dan Gili Trawangan.
airt terjung sendang gile, air terjung tiu kelep, lombok utara, nusa tenggara barat, wisata lombok
Jalan menuju air terjun

Penjalanan untuk menuju gerbang Air Terjun memerlukan waktu sekitar 2 jam. Selanjutnya kita harus berjalan kaki melewati anak tangga menuruni bukit yang berjumlah ratusan yang memerlukan waktu sekitar 15 menit untuk menuju ke Air Terjun Sendang Gile. Sedangkan Air Terjung Tiu Kelep berjarak sekitar 15 menit lagi dari Sendang Gile dengan berjalan kaki. 

Air Terjun ini, konon tidak sengaja ditemukan oleh penduduk setempat yang sedang mengejar singa gila yang meresahkan warga desa. Orang setempat menyebut Singa gile dengan Senggang gila. Namun pelafalan senggang perlahan-lahan berubah menjadi sendang. Itulah sebabnya air terjun ini lebih dikenal dengan sebutan Sendang gile (Sendang gila) pada saat ini.

Tarif masuk di Lokasi ini sebesar Rp. 2000. Agar tidak tersasar, Anda juga bisa menggunakan jasa pemandu oleh warga setempat dengan tarif yang bisa ditawar, tergantung kesepakatan. Selain itu, Anda akan diajak berpetualang dengan track berbeda jika menggunakan jasa pemandu, membuat perjalanan wisata Anda ke Air Terjun Sendang Gile danTiu Kelep menjadi lebih berkesan.

Rabu, 12 Maret 2014

Pulau Lombok

Pulau Lombok (jumlah penduduk pada tahun 2001: 2.722.123 jiwa) adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelat barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. Pulau ini kurang lebih berbentuk bulat dengan semacam "ekor" di sisi barat daya yang panjangnya kurang lebih 70 km. Luas pulau ini mencapai 5.435 km², menempatkannya pada peringkat 108 dari daftar pulau berdasarkan luasnya di dunia. Kota utama di pulau ini adalah Kota Mataram.
Peta Pulau Lombok
GEOGRAFI
Selat Lombok menandai batas flora dan fauna Asia. Mulai dari pulau Lombok ke arah timur, flora dan fauna lebih menunjukkan kemiripan dengan flora dan fauna yang dijumpai di Australia daripada Asia. Ilmuwan yang pertama kali menyatakan hal ini adalah Alfred Russel Wallace, seorang Inggris di abad ke-19. Untuk menghormatinya maka batas ini disebut Garis Wallace.
Topografi pulau ini didominasi oleh gunung berapi Rinjani yang ketinggiannya mencapai 3.726 meter di atas permukaan laut dan menjadikannya yang ketiga tertinggi di Indonesia. Gunung ini terakhir meletus pada bulan Juni-Juli 1994. Pada tahun 1997 kawasan gunung dan danau Segara Anak ditengahnya dinyatakan dilindungi oleh pemerintah. Daerah selatan pulau ini sebagian besar terdiri atas tanah subur yang dimanfaatkan untuk pertanian, komoditas yang biasanya ditanam di daerah ini antara lain jagung, padi, kopi, tembakau dan kapas.
DEMOGRAFI
Sekitar 80% penduduk pulau ini adalah suku Sasak, sebuah suku bangsa yang masih dekat dengan suku bangsa Bali, tetapi sebagian besar memeluk agama Islam. Sisa penduduk adalah orang Bali, Jawa, Tionghoa dan Arab.
Bahasa 
   Disamping bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, penduduk pulau Lombok (terutama suku Sasak), menggunakan bahasa Sasak sebagai bahasa utama dalam percakapan sehari-hari. Di seluruh Lombok sendiri bahasa Sasak dapat dijumpai dalam empat macam dialek yang berbeda yakni dialek Lombok utara , tengah, timur laut dan tenggara. Selain itu dengan banyaknya penduduk suku Bali yang berdiam di Lombok (sebagian besar berasal dari eks Kerajaan Karangasem), di beberapa tempat terutama di Lombok Barat dan Kotamadya Mataram dapat dijumpai perkampungan yang menggunakan bahasa Bali sebagai bahasa percakapan sehari-hari.
Agama
Sebagian besar penduduk pulau Lombok terutama suku Sasak menganut agama Islam. Agama kedua terbesar yang dianut di pulau ini adalah agama Hindu, yang dipeluk oleh para penduduk keturunan Bali yang berjumlah sekitar 15% dari seluruh populasi di sana. Penganut Kristen, Buddha dan agama lainnya juga dapat dijumpai, dan terutama dipeluk oleh para pendatang dari berbagai suku dan etnis yang bermukim di pulau ini. Organisasi keagamaan terbesar di Lombok adalah Nahdlatul Wathan (NW), organisasi ini juga banyak mendirikan lembaga pendidikan Islam dengan berbagai level dari tingkat terendah hingga perguruan tinggi.
Di Kabupaten Lombok Utara, tepatnya di daerah Bayan, terutama di kalangan mereka yang berusia lanjut, masih dapat dijumpai para penganut aliran Islam Wetu Telu (waktu tiga). Tidak seperti umumnya penganut ajaran Islam yang melakukan salat lima kali dalam sehari, para penganut ajaran ini mempraktikan salat wajib hanya pada tiga waktu saja. Konon hal ini terjadi karena penyebar Islam saat itu mengajarkan Islam secara bertahap dan karena suatu hal tidak sempat menyempurnakan dakwahnya.
Di Cakranegara (dulu bernama kerajaan Cakranegara) Kota Mataram sekarang, dulunya ditemukan Naskah Lontar Kuno oleh Ekspedisi belanda (KNIL) kemudian diambil lalu dibawa ke Belanda, naskah lontar ini sebenarnya berada di Kerajaan Selaparang (sekarang sekitar daerah Pringgabaya, Lombok Timur), namun pada saat peperangan antara Bali dan Lombok, kerajaan Selaparang telah kalah karena diserang secara tiba-tiba, dan akhirnya semua harta benda milik kerajaan selaparang dirampas oleh pasukan Bali, sisa-sisa yang tidak terbawa kemudian dibakar. Termasuk mahkota emas Raja selaparang (Pemban Selaparang) dan naskah lontar Negara Kertagama yang sedang dipelajarai oleh para Putra dan Perwira kerajaan Selaparang. halaman ini ditambahkan oleh Lalu Zulkarnain, bekerja pada Sekretariat Daerah Kota Mataram.
Sejarah
Menurut isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq (dalam bahasa sasak laeq berarti waktu lampau), namun sumber lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan oleh Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu. Beberapa kerajaan lain yang pernah berdiri di pulau Lombok antara lain Pejanggik, Langko, Bayan, Sokong Samarkaton dan Selaparang.
Kerajaan Selaparang sendiri muncul pada dua periode yakni pada abad ke-13 dan abad ke-16. Kerajaan Selaparang pertama adalah kerajaan Hindu dan kekuasaannya berakhir dengan kedatangan ekspedisi Kerajaan Majapahit pada tahun 1357. Kerajaan Selaparang kedua adalah kerajaan Islam dan kekuasaannya berakhir pada tahun 1744 setelah ditaklukkan oleh gabungan pasukan Kerajaan Karangasem dari Bali dan Arya Banjar Getas yang merupakan keluarga kerajaan yang berkhianat terhadap Selaparang karena permasalahan dengan raja Selaparang. Pendudukan Bali ini memunculkan pengaruh kultur Bali yang kuat di sisi barat Lombok, seperti pada tarian serta peninggalan bangunan (misalnya Istana Cakranegara di Ampenan). Baru pada tahun 1894 Lombok terbebas dari pengaruh Karangasem akibat campur tangan Batavia (Hindia Belanda) yang masuk karena pemberontakan orang Sasak mengundang mereka datang. Namun demikian, Lombok kemudian berada di bawah kekuasaan Hindia Belanda secara langsung.



Masuknya Jepang (1942) membuat otomatis Lombok berada di bawah kendali pemerintah pendudukan Jepang wilayah timur. Seusai Perang Dunia II Lombok sempat berada di bawah Negara Indonesia Timur, sebelum kemudian pada tahun 1950 bergabung dengan Republik Indonesia.